02/10/12

Posted by Unknown
No comments | 10/02/2012 01:25:00 AM
-->
Oleh Muchammad Imam

Hari itu semua teman masuk sekolah. Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang dua minggu lamanya untuk menikmati hari-hari indah bulan Ramadhan bersama teman kampung, tetangga, dan tentunya apa ya..? Ya, keluarga sendiri. Di keluarga penulispun nggak jauh beda, banyak saudara yang pulang kampung ke rumah, dan seru-seruan bersama keluarga yang sudah lama tidak bertemu. Dan ritualpun dimulai. Apa ya? Upacara. Kawan-kawapun berkumpul ke lapangan yang terkenal karena lapangan yang berisi pasir kalo digunakan buat sepakbola sangat mengganggu karena debunya berterbangan. Sepertinya penulis dan kebanyakan teman masih mengingat liburan yang telah lalu sampai-sampai cerita itu dibawa saat upacara. Meskipun banyak juga yang kebingungan mau menceritakan bab mana yang diceritakan, karena saking banyaknya momen-momen indah liburan.
Saat pembina upacara berbicarapun saya dan teman-temanpun masih asyik ngobrol, sampai-sampai lelah hanya karena nggak istirahat ceritanya. Sampai di acara halal bi halal, beberapa temanku memilih di barisan belakang, dengan tujuan di giliran mereka cepat bubar, ya namanya anak sma. Sampai di pembubaran, masih banyak teman-teman yang ada di lapangan. Ya hitung-hitung buat bertemu setelah sekian lama berpisah dengan segala aktivitas.
Nampaknya masih terus berlanjut. Di kelaspun banyak teman yang masih bercerita tentang masa liburan. Dan tak terkecuali teman sekelas. Banyak yang bertanya , “Fitrahmu piro?”. Penulis berpikir, “Masak sih sudah sma masih dapet fitrah?”
Berdasarkan cerita, ada juga yang masih dapat fitrah. Jumlahnya pun beragam, ada yang seratus ribuan, limapuluh ribuan, sampai duaratus ribuan. “Banyak banget fitrah yang kau dapet”, tanya seorang temanku ke sobatku yang lain. “O ya dong, habis muter-muter dapet yang kita mau”, katanya diiringi tawa yang lepas dari mereka. Saat pelajaran dimulaipun banyak guru yang terlambat masuk. Ternyata banyak yang masih bersuka ria menikmati masa lebaran. Dan inilah hari terindah yang mungkin hanya terjadi setahun sekali.

0 komentar:

About

Flag Counter