-->
Oleh Muchammad Imam
Hari
itu semua teman masuk sekolah. Hari pertama masuk sekolah setelah
libur panjang dua minggu lamanya untuk menikmati hari-hari indah
bulan Ramadhan bersama teman kampung, tetangga, dan tentunya apa
ya..? Ya, keluarga sendiri. Di keluarga penulispun nggak jauh beda,
banyak saudara yang pulang kampung ke rumah, dan seru-seruan bersama
keluarga yang sudah lama tidak bertemu. Dan ritualpun dimulai. Apa
ya? Upacara. Kawan-kawapun berkumpul ke lapangan yang terkenal karena
lapangan yang berisi pasir kalo digunakan buat sepakbola sangat
mengganggu karena debunya berterbangan. Sepertinya penulis dan
kebanyakan teman masih mengingat liburan yang telah lalu
sampai-sampai cerita itu dibawa saat upacara. Meskipun banyak juga
yang kebingungan mau menceritakan bab mana yang diceritakan, karena
saking banyaknya momen-momen indah liburan.
Saat
pembina upacara berbicarapun saya dan teman-temanpun masih asyik
ngobrol, sampai-sampai lelah hanya karena nggak istirahat ceritanya.
Sampai di acara halal bi halal, beberapa temanku memilih di barisan
belakang, dengan tujuan di giliran mereka cepat bubar, ya namanya
anak sma. Sampai di pembubaran, masih banyak teman-teman yang ada di
lapangan. Ya hitung-hitung buat bertemu setelah sekian lama berpisah
dengan segala aktivitas.
Nampaknya
masih terus berlanjut. Di kelaspun banyak teman yang masih bercerita
tentang masa liburan. Dan tak terkecuali teman sekelas. Banyak yang
bertanya , “Fitrahmu piro?”. Penulis berpikir, “Masak sih
sudah sma masih dapet fitrah?”
Berdasarkan
cerita, ada juga yang masih dapat fitrah. Jumlahnya pun beragam, ada
yang seratus ribuan, limapuluh ribuan, sampai duaratus ribuan.
“Banyak banget fitrah yang kau dapet”, tanya seorang temanku ke
sobatku yang lain. “O ya dong, habis muter-muter dapet yang kita
mau”, katanya diiringi tawa yang lepas dari mereka. Saat pelajaran
dimulaipun banyak guru yang terlambat masuk. Ternyata banyak yang
masih bersuka ria menikmati masa lebaran. Dan inilah hari terindah
yang mungkin hanya terjadi setahun sekali.




0 komentar:
Posting Komentar